Makassar, VOID.CO.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan kemajuan besar dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) berdasarkan evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Tahun 2024, indeks RB Sulsel meningkat tajam dari nilai 74,21 (kategori BB) pada 2023 menjadi 81,74 (kategori A) dengan predikat Memuaskan.
Penghargaan atas pencapaian tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PAN-RB kepada Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, pada Rabu, 30 April 2025 di Jakarta. Provinsi Sulsel dinobatkan sebagai peraih Indeks RB tertinggi untuk wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, menegaskan komitmennya dalam mendorong reformasi birokrasi di daerah.
Dalam pelaksanaan RB Tematik, Pemprov Sulsel berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,64% selama 2024. Sementara itu, pada aspek RB umum (general), terjadi peningkatan mencolok dalam sejumlah indikator seperti Kepatuhan Standar Pelayanan Publik (91), Digitalisasi Arsip (84,55), Reformasi Hukum (98,16), Penyederhanaan Birokrasi (Level 5), serta Indeks dan Arsitektur SPBE masing-masing di angka 3,94 dan Level 3.
Reformasi ini sejalan dengan Grand Design RB 2010–2025 yang tertuang dalam Peraturan Presiden No. 81 Tahun 2010 dan berbagai regulasi teknis di bawah pengawasan KemenPAN-RB.
Kepala Biro Organisasi Setda Sulsel, Bustanul Arifin, menilai peningkatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari kabupaten/kota, perangkat daerah, hingga dukungan penuh pimpinan daerah.
“Kenaikan indeks ini menjadi bukti nyata bahwa Pemprov Sulsel berada di jalur yang tepat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan memperkuat integritas ASN,” ujar Bustanul.
Keberhasilan ini juga didukung oleh berbagai terobosan, seperti digitalisasi layanan berbasis e-government, penguatan akuntabilitas kinerja (SAKIP), pembangunan zona integritas menuju WBK, serta pengembangan SDM aparatur melalui pelatihan kompetensi dan penerapan sistem merit.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Pemprov Sulsel berkomitmen untuk terus mendorong reformasi birokrasi yang berdampak langsung ke masyarakat.
Fokus ke depan akan mengarah pada Program Asta Cita Presiden Prabowo dengan penekanan pada pelayanan publik, pengurangan kemiskinan, serta peningkatan investasi melalui transformasi digital.
“Nilai indeks ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari birokrasi yang semakin profesional, tanggap, dan matang,” tutupnya.
Leave a Reply