Pemkot Makassar Luncurkan Bus Sekolah Listrik Gratis, Dorong Akses Pendidikan Inklusif

Pemkot Makassar Luncurkan Bus Sekolah Listrik Gratis, Dorong Akses Pendidikan Inklusif

upaya terbaru peluncuran layanan bus sekolah listrik gratis yang ditujukan bagi siswa dari jenjang TK hingga SMP

MAKASSAR, VOID.CO.ID – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perhubungan terus berinovasi dalam memperkuat layanan publik, khususnya di sektor pendidikan. Salah satu upaya terbarunya adalah peluncuran layanan bus sekolah listrik gratis yang ditujukan bagi siswa dari jenjang TK hingga SMP, termasuk para guru.

Inisiatif ini menjadi bagian integral dari program strategis Makassar MULIA yang mengusung nilai-nilai keunggulan, inklusivitas, keamanan, dan keberlanjutan.

Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan Makassar, Dr. Jusman, mengungkapkan bahwa penyediaan armada listrik ini tak hanya bertujuan mendukung mobilitas pelajar, tetapi juga untuk menghadirkan transportasi yang ramah lingkungan dan efisien.

“Sebagai wujud nyata dari program Makassar MULIA, kami menghadirkan lima koridor utama bus sekolah yang melayani sejumlah kawasan strategis di kota,” jelas Jusman, Selasa (15/7/2025).

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal operasional serta titik penjemputan, warga dapat menghubungi langsung Dinas Perhubungan atau mengakses kanal resmi Pemkot Makassar.

Pemkot turut mengajak sekolah dan orang tua untuk memaksimalkan fasilitas ini guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih tertib dan aman.

Menurut Jusman, program ini juga diarahkan untuk membantu keluarga dari sisi penghematan biaya transportasi, mengurangi kemacetan lalu lintas, serta mendorong penggunaan kendaraan rendah emisi.

“Transportasi sekolah yang aman dan nyaman adalah salah satu bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pendidikan inklusif dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Bus sekolah ini beroperasi setiap hari selama masa sekolah berlangsung, dengan waktu tempuh yang disesuaikan dengan jam masuk dan pulang siswa.

Dalam merancang rute dan menentukan titik pelayanan, Dishub melakukan sejumlah pertimbangan, termasuk lebar jalan, jarak tempuh, serta kemampuan menjangkau pelajar dari kalangan kurang mampu.

Berikut lima koridor bus sekolah yang kini beroperasi rutin:

1. Koridor 1: Terminal Daya – Karebosi (melayani 16 sekolah), melalui Perintis Kemerdekaan, Urip Sumoharjo, Gunung Bawakaraeng, RA Kartini, Kajaolalido, dan Ince Nurdin.

2. Koridor 2: Terminal Malengkeri – Karebosi (26 sekolah), melintasi Syekh Yusuf, BTN Minasaupa, Talasalapang, Alauddin, Tata Raya, Abdul Kadir.

3. Koridor 3: Terminal Daya – Untia (5 sekolah), dengan rute Kapasa Raya, Bonto Jai, Prof. Ir. Sutami, Terowongan, hingga Salodong.

4. Koridor 4: Antang – Karebosi (20 sekolah), melewati Malengkeri, Alauddin, Pettarani.

5. Koridor 5: Panakkukang – Karebosi (12 sekolah), melalui Toddopuli, Meranti, Pandang Raya, Boulevard, Adhyaksa Baru, Prof. Basalamah, Urip Sumoharjo, dan Jalan Bandan.

Pemkot Makassar berharap, kehadiran armada bus sekolah listrik ini dapat menjadi solusi mobilitas yang modern dan inklusif bagi pelajar, sekaligus mendukung kota yang lebih hijau dan berdaya saing.

Leave a Reply