MAKASSAR, VOID.CO.ID – Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan dari tingkat paling dasar, lewat partisipasi Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, dalam ajang Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2025.
Sebagai perwakilan Kota Makassar, Kelurahan Pannampu menjalani proses verifikasi lapangan yang dilaksanakan langsung oleh Tim Penilai Provinsi Sulsel. Tahapan ini menjadi penentu dalam memilih kelurahan terbaik se-Sulawesi Selatan yang nantinya akan maju ke tingkat nasional.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, turut mendampingi tim verifikasi sebagai wujud dukungan penuh terhadap kelurahan yang diharapkan menjadi wajah pembangunan berbasis masyarakat.
Mengangkat tema “Tangguh Pangan, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Maju”, Kelurahan Pannampu menampilkan berbagai program unggulan dan kolaborasi warga dalam penguatan sektor ketahanan pangan, urban farming, hingga pengelolaan lingkungan.
Verifikasi ini menjadi lebih dari sekadar penilaian. Ia juga menjadi kesempatan bagi masyarakat dan pemerintah menunjukkan sinergi dalam menciptakan lingkungan yang mandiri, sehat, dan kompetitif.
Tim verifikasi dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PMD Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. H. Muh. Saleh, M.Si, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan Pannampu dalam menghadapi tahapan akhir lomba kelurahan tahun ini.
“Hari ini kami datang dengan tim lengkap dari lintas sektor. Kami ingin melihat langsung sejauh mana implementasi program, partisipasi warga, dan inovasi pelayanan di kelurahan ini,” ujar Muh. Saleh, saat kegiatan berlangsung di Kantor Kelurahan Pannampu, Jalan Bersih Raya No. 1.
Ia menegaskan, proses verifikasi menjadi bagian penting dalam menentukan perwakilan Sulsel ke tingkat nasional. Muh. Saleh juga sempat mengenang masa lalunya yang pernah tinggal di Pannampu pada periode 1985–1993, menambah nilai emosional dalam kunjungannya kali ini.
“Melihat perkembangan Kelurahan Pannampu sekarang, saya optimis daerah ini punya peluang besar untuk jadi juara,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan tim verifikasi dari berbagai sektor seperti pemerintahan, kesehatan, pendidikan, ketertiban, dan ekonomi. Tim ini akan melakukan observasi langsung terhadap seluruh indikator yang telah ditetapkan.
Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat sebagai kekuatan utama dalam proses penilaian, sekaligus menegaskan bahwa timnya juga akan memberikan pembinaan berkelanjutan.
“Kami bukan hanya datang menilai, tapi juga mendampingi. Tim provinsi siap memberi dukungan teknis agar Pannampu makin siap bersaing di level nasional,” tandasnya.
Pemenang lomba kelurahan ini nantinya akan diumumkan bersamaan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia pada Agustus 2025, dan berhak atas Piala Bergilir Gubernur Sulawesi Selatan sebagai simbol prestasi daerah berbasis masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, mengungkapkan kebanggaannya atas penunjukan Pannampu sebagai perwakilan kota dalam lomba tahun ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim penilai dari Dinas PMD, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga perwakilan dari Polda Sulsel.
“Kehadiran seluruh tim hari ini adalah bentuk nyata dukungan dan perhatian dalam membangun pemerintahan kelurahan yang kuat dan berdaya saing,” ujar Munafri.
Ia menyatakan bahwa Pannampu telah disiapkan sebagai ikon kelurahan di Makassar, yang diharapkan menjadi role model dalam hal tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan penguatan sosial-ekonomi masyarakat.
“Pannampu kami dorong menjadi contoh. Melalui lomba ini, kami ingin standarisasi pelayanan kelurahan dan penguatan kelembagaan bisa ditiru kelurahan lainnya,” jelasnya.
Munafri juga menambahkan, Pemkot Makassar akan terus mendorong inovasi dan kompetisi sehat antar-kelurahan, termasuk melalui pemberian insentif dari APBD bagi kelurahan berprestasi.
“Insyaallah, kami akan berikan reward bagi kelurahan-kelurahan terbaik agar semangat bersaing dan berinovasi terus hidup,” tegasnya.
Sejumlah program unggulan di Kelurahan Pannampu menjadi perhatian khusus dalam verifikasi ini. Di antaranya, pemanfaatan lahan sempit untuk urban farming, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, serta kebersihan lingkungan melalui partisipasi masyarakat.
Wali Kota berharap proses ini menjadi ajang evaluasi bersama menuju pemerintahan yang lebih adaptif dan berpihak pada masyarakat.
“Kami siap dinilai dan dibina. Apa yang sudah baik akan terus kami tingkatkan. Pemkot dan masyarakat harus berjalan bersama demi kemajuan,” tutupnya.
Munafri yang juga merupakan kader Partai Golkar menegaskan kembali bahwa kelurahan adalah garda terdepan pelayanan masyarakat. Ia berkomitmen menjadikan kelurahan sebagai pusat inovasi dan pelayanan yang prima.
Tim penilai yang hadir mencakup berbagai aspek:
* Kelembagaan dan PKK: Andi Onny Noormita, Dra. Andi Kasmawaty Paturusi, Andi Widiyastuti, Humriati
* Bidang Pemerintahan: M. Akbar RPN, Herawaty Dahlah, Dr. Suryadijaya Safaruddin
* Aspek Kewilayahan: M. Thayeb K, Andi Trisaldy Rachman, Andi Murni Opu
* Pendidikan: Dr. Abdul Haris – Dinas Pendidikan Sulsel
* Kesehatan: Kasri – Dinas Kesehatan Sulsel
* PKK & Ekonomi: Prof. Dr. Sri Suro Adhawati, Imam Akbar Hakim, Zaenatun Nahar
* Trantibmas: AKP Ahmad – Polda Sulsel
Leave a Reply