Ketua KAPAK 21 Puji Langkah Gubernur Sulsel Tutup THM Exodus. Aspirasi Warga Akhirnya Didengar

MAKASSAR, VOID.CO.ID – Ketua Kerukunan Pemuda Arung Palakka (KAPAK) 21, Andi Rahmat Saleh alias Andi Emmang, menyambut positif keputusan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, yang resmi menutup sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Makassar, termasuk THM Exodus di kawasan Tamalanrea.

Penutupan ini dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel pada Jumat, 16 Mei 2025.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari KAPAK 21 yang sudah lama menyuarakan keresahan masyarakat terkait keberadaan Exodus.

“Kami benar-benar mengapresiasi langkah cepat dan tegas Pak Gubernur. Selama ini, kehadiran Exodus di tengah pemukiman warga bikin resah dan tidak nyaman,” ujar Andi Emmang.

Ia menegaskan bahwa suara penolakan terhadap THM Exodus bukan datang tiba-tiba, melainkan sudah lama digaungkan oleh tokoh-tokoh masyarakat Tamalanrea.

Salah satu alasan utama adalah lokasi THM yang sangat dekat dengan masjid, gereja, pura, sekolah, dan kampus-yang dinilai melanggar berbagai aturan zonasi.

“Kalau mengacu pada regulasi yang ada, jelas keberadaan Exodus di lokasi itu tidak sesuai. Jadi penyegelannya adalah langkah tepat,” jelasnya.

Menurut Andi Emmang, keputusan ini bukan bentuk pelarangan hiburan malam di Sulsel, melainkan penegasan bahwa semua usaha harus taat aturan.

“THM boleh ada, tapi harus patuh pada aturan yang berlaku. Kita dukung hiburan, tapi jangan sampai mengganggu ketertiban warga,” tutupnya.

Selain Exodus, DPMPTSP Sulsel bersama Satpol PP juga menutup enam THM lainnya di Makassar yang dianggap melanggar aturan.

Leave a Reply