Makassar Berduka: Saatnya Menyejukkan Hati dan Menjaga Sikap

Makassar Berduka: Saatnya Menyejukkan Hati dan Menjaga Sikap

Ditulis oleh : Aromi Sirajuddin ( Barly )

Makassar, VOID.CO.ID – Kota Makassar yang selama ini dikenal dengan semangat dan kehangatan warganya, kini tengah dirundung duka. Peristiwa kebakaran yang melanda Gedung DPRD Makassar bukan sekadar insiden fisik-ia menyisakan luka emosional yang mendalam bagi masyarakat.

Gedung DPRD bukan hanya bangunan megah dengan fungsi administratif. Bagi banyak warga, gedung itu merupakan simbol suara rakyat, tempat harapan dan aspirasi disuarakan. Kini, yang tersisa hanyalah puing-puing dan kenangan, meninggalkan rasa kecewa yang tak mudah terobati.

Dalam situasi yang penuh emosi seperti ini, penting bagi kita semua-sebagai warga kota-untuk menahan diri. Kita boleh merasa marah, merasa kehilangan, bahkan kecewa. Namun, di atas semuanya itu, kita harus tetap mengedepankan rasa kemanusiaan.

Makassar bukan sekadar kota; ia adalah rumah besar yang selama ini dihuni oleh beragam latar belakang. Persaudaraan yang sudah terbangun sejak lama, jangan sampai hancur oleh perbedaan pandangan atau kemarahan sesaat. Kita perlu ruang untuk mendengarkan satu sama lain, bukan saling memadamkan dengan kekerasan atau ujaran yang menyulut emosi.

Meski api di Gedung DPRD telah padam, bara di hati sebagian warga mungkin masih menyala. Di sinilah peran kita semua diperlukan-untuk menghadirkan kesejukan, untuk menyampaikan empati, dan untuk mengingatkan bahwa kekuatan kota ini terletak pada kebersamaan.

Makassar telah banyak melalui masa-masa sulit dalam sejarahnya. Dan seperti sebelumnya, kota ini akan bangkit kembali. Tapi kebangkitan itu hanya mungkin terjadi jika kita mampu saling merangkul, menjaga sikap, dan menyembuhkan luka bersama.

Leave a Reply