MAKASSAR, VOID.CO.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah banjir menjelang musim hujan. Hal ini disampaikan saat menghadiri malam pesta rakyat dalam rangka perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia tingkat Kecamatan Rappocini, yang digelar di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Rabu (20/8/2025).
Didampingi oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Andi Zulkifli Nanda, dan Ketua TP PKK Melinda Aksa Mahmud, Munafri mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan bahwa dirinya secara rutin turun langsung memimpin kegiatan gotong royong di berbagai wilayah kota, terutama dalam membersihkan saluran air seperti kanal, saluran sekunder, dan tersier. Tujuannya adalah memastikan aliran air tetap lancar dan tidak menyebabkan genangan.
“Setiap minggu saya turun melakukan gotong royong, mulai dari kanal, saluran sekunder hingga tersier, agar aliran air bisa lancar,” ucap Munafri di hadapan warga Rappocini.
Menurutnya, meskipun banjir tidak bisa sepenuhnya dihilangkan, upaya kolektif dapat menurunkan risiko dan dampaknya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program penanggulangan banjir sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat.
“Kita mungkin tidak bisa menghilangkan banjir 100 persen, tetapi paling tidak bisa menurunkan intensitasnya dari tahun lalu. Hal itu hanya bisa dicapai jika warga ikut terlibat secara aktif,” tambahnya.
Munafri juga mendorong pemerintah kecamatan, khususnya Mamajang dan Rappocini, untuk menjadi contoh dalam pengelolaan kebersihan, pengelolaan sampah, serta membangun pola komunikasi dua arah yang efektif dengan masyarakat.
Selain menyampaikan pesan terkait penanganan banjir, Munafri berharap kegiatan pesta rakyat ini dapat mempererat silaturahmi antarwarga serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Makassar.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk tidak melupakan nilai-nilai perjuangan dalam peringatan hari kemerdekaan. Ia menyebut bahwa kemerdekaan yang diraih oleh para pendahulu harus diisi dengan kerja nyata dan kepedulian terhadap sesama.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para pahlawan. Tugas kita sekarang adalah menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan karya nyata, dan memastikan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” ujarnya.
Pesta rakyat yang berlangsung meriah ini juga dirangkaikan dengan beragam kegiatan, di antaranya lomba-lomba kemerdekaan, pameran SMEP PKK Kelurahan, serta pemberian penghargaan kepada lima petugas kebersihan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kebersihan kota.
Penyerahan hadiah dilakukan secara bergiliran oleh Munafri, Aliyah Mustika, Sekda Andi Zulkifli, Melinda Aksa, dan Camat Rappocini.
Acara ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, serta momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim di perkotaan.
Leave a Reply