Tahan Dulu Beli Mobil Listrik, Ini 5 Alasan Mengapa Perlu Dipikir Ulang

Tahan Dulu Beli Mobil Listrik, Ini 5 Alasan Mengapa Perlu Dipikir Ulang

Mengulas kendaraan listrik lewat berbagai Aspek

VOID.CO.ID – Meski pemerintah terus mendorong adopsi kendaraan listrik lewat berbagai insentif, sejumlah pihak menyarankan masyarakat untuk lebih berhati-hati sebelum memutuskan membeli mobil listrik.

Pandangan kritis ini salah satunya disampaikan melalui kanal YouTube Chris Delano. Dalam video terbarunya, ia mengulas lima alasan mengapa konsumen sebaiknya menunda membeli mobil listrik saat ini, terutama di Indonesia. Berikut rangkumannya:

1. Infrastruktur Pengisian Belum Memadai

Ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) masih sangat terbatas, terutama di luar wilayah Jakarta dan kota besar lainnya. Bahkan di jalan tol utama seperti di Pulau Jawa, fasilitas pengisian daya kerap minim dan belum bisa diandalkan. Tak jarang, pengguna harus mengantre hingga satu jam karena hanya tersedia satu unit charger yang berfungsi.

2. Harga Masih Relatif Mahal

Mobil listrik belum masuk dalam kategori terjangkau bagi sebagian besar masyarakat. Bahkan, beberapa model dijual dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan di negara produsennya. Ini menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli.

3. Nilai Jual Kembali Belum Stabil

Mobil listrik masih menghadapi tantangan dari sisi harga jual kembali. Penurunan nilai yang cepat, ditambah kekhawatiran akan performa baterai seiring waktu, membuat kendaraan ini belum ideal bagi konsumen yang sering berganti mobil.

4. Biaya Baterai yang Tinggi

Meski dikenal lebih hemat dalam hal bahan bakar dan perawatan, biaya penggantian baterai di masa depan bisa menjadi beban besar. Harga baterai bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, dan sering kali baru terasa ketika masa garansi habis.

5. Tidak Cocok untuk Semua Gaya Hidup

Mobil listrik belum tentu sesuai dengan kebutuhan semua orang. Pola penggunaan, jarak tempuh harian, hingga akses terhadap fasilitas pengisian menjadi faktor yang menentukan apakah mobil listrik benar-benar praktis untuk digunakan.

Chris Delano menekankan pentingnya konsumen memahami tantangan nyata dalam kepemilikan mobil listrik, alih-alih hanya tergiur tren atau promosi. Dengan mempertimbangkan kelima aspek ini, calon pembeli diharapkan bisa membuat keputusan yang lebih rasional dan matang.

Leave a Reply